Karena Dunia bukan Surga

Ada satu kalimat yang masih terus saya ingat dari orang tua saya, “dunia bukan surga”. Kalimat itu selalu saya dengar sejak saya masih kecil, terutama saat ada sesuatu yang saya terima tak sesuai dengan harapan.

Kalimat ini mengajarkan saya untuk bersikap lebih qonaah pada setiap hal yang saya lalui. Tapi, bukan berarti hal ini menyulutkan semangat saya untuk mencoba dan berusaha lebih baik sehingga tujuan dapat saya capai seoptimal yang saya mampu.

Harus mengimani Qada’ dan Qadar

Salah satu rukun iman yang harus kita imani adalah iman kepada Qada’ dan Qadar. Iman kepada takdir baik dan takdir buruk yang telah digariskan Allah. Saya ingat, bahwa setiap kehidupan telah Allah gariskan dan tertulis pada kitab Lauh Mahfudz, bahkan daun yang jatuh ke tanah pun tak akan terjadi tanpa ijin Allah Azza wa Jalla. Apatah lagi serangkaian peristiwa dalam kehidupan seorang manusia.

Terlahir dari rahim seorang ibu

Sebagai manusia, kita terlahir dari rahim seorang Ibu, yang kita sendiri tidak bisa memilih siapa orang tua kita. Sebagai orang tua, kita pun tidak bisa memilih siapa yang akan jadi anak kita. Tapi, kita bisa berusaha menjadi anak yang sholeh serta orang tua sholeh yang terbaik sesuai dengan kodrat kita sebagai pemimpin di bumi. Toh, setiap langkah kita sudah memiliki tuntunan yaitu Al-Qur’an dan hadits. Semuanya tergantung pada kita, mau berjalan sesuai tuntunan atau berjalan tanpa arah dan tujuan.

Terkadang kita diuji dengan kemiskinan harta

Bahkan, berjalan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Hadits saja bukan berarti pasti hidup kita akan selalu menyenangkan, bergelimang harta dan kemewahan. Bisa jadi, Allah malah menguji kita dengan kemiskinan harta. Bisa jadi, setiap yang kita ulang-ulang dalam doa belum diijabah Allah. Lalu, apakah ini berarti Allah tidak menyayangi kita? Berupayalah untuk tidak berpikir demikian, Allah Arrahman dan Arrahiim..

Allah lebih tahu kebutuhan kita

Allah yang lebih tahu apa yang sesuai dengan kebutuhan kita. Kita yang belum kunjung mendapatkan jodoh, pernikahan yang berada di ujung tanduk, pernikahan yang belum juga dipenuhi dengan suara tawa bayi, orang tua yang kesepian, anak yang kurang kasih sayang orang tua, dan masih banyak hal lainnya yang seringkali kita keluhkan.

Berserahlah pada Allah. Sesungguhnya doa merupakan salah satu yang dapat mengubah takdir. Dan cobalah untuk tetap mengingat bahwa dunia bukan surga, sehingga rasa syukur kita tetap membahana meski hidup kita tak seindah harapan yang kita inginkan.