Jangan Salah Menjemput Jodoh

Ketika seorang Muslim merasa matang, kadang-kadang soal pasangan adalah masalah yang berat. Bukan karena mereka tidak percaya jika jodoh telah ditetapkan oleh Allah. Tapi, menunggu terlalu lama membuatnya bosan.

Nah, untuk menghindari menunggu melelahkan, wanita Muslim mencoba untuk mencoba untuk mendapatkan pasangan. Namun, sayangnya hal ini dimana sering terjadi kesalahan.
Upaya yang sering dilakukan harus sesuai dengan hukum Islam. Tidak mengundang kemarahan Tuhan. Ada juga beberapa hal yang sering dilakukan oleh Muslimah dalam mengambil pasangan:

Cara yang salah

Hal ini disebabkan oleh lingkungan. Karena, tidak jarang seorang wanita Muslim mengambil pasangan dengan mempromosikan diri mereka sendiri tanpa harga. Apa maksudmu?
Kencan, adalah sesuatu yang biasa di antara orang, kanan? Seolah-olah itu bukanlah hal yang memalukan. Duduk bersama-sama, bahkan dibumbui dengan janji-janji manis yang mungkin berakhir di mezbah meskipun cara untuk menjemputnya mampu menghilangkan berkat. Atau bahkan berakhir ditinggalkan tanpa kejelasan.

Menunggu tanpa menambahkan ilmu

Ya, tidak jarang Muslimah menambahkan terlalu banyak kriteria mate. Tapi, lupa untuk menambahkan pengetahuan untuk kebutuhan masa depan. Menjadi seorang istri dan ibu mungkin tidak memiliki sebuah sekolah, tetapi bukan tanpa ilmu.

Yah, seperti Musliamh yang ingin mencoba untuk mengambil bus pasangan dengan meminta bantuan kepada ibu, ayah, paman atau siapa pun yang, yang mampu diberikan kepercayaan. Dan orang yang dapat menemukan seorang calon yang adalah doa.

Atau kita dapat menyampaikan maksud menikahi murabi, guru atau teman. Namun, sebelum kita sama, Allah akan terus menguji kita. Ingat satu hal, bahwa pasangan adalah refleksi dari diri sendiri. Kemudian terus meningkatkan tiba pada waktu yang tepat, Jahweh menemui kita dengan patung jantung.